• Kondisi Hutan Mangrove di Lampung.

  • Mengenali Bahaya Penyakit Asam Urat.

  • Biologi Tanaman Gulma.

  • Sistem Pencernaan Pada Manusia.

New Post

Rss

20 April 2015
Kondisi Hutan Mangrove di Pesisir Lampung

Kondisi Hutan Mangrove di Pesisir Lampung


Kondisi Hutan Mangrove di Pesisir Lampung
Mangrove adalah hutan pantai yang keberadaannya mendukung unsur kehidupan di lautan. Hutan mangrove merupakan bagian tak terpisahkan dari suatu keseimbangan lingkungan. Pengertian mangrove sebenarnya sudah mencakup hutan itu sendiri. Namun penambahan istilah “hutan” sepertinya lebih familiar ditelinga masyarakat secara umum. Bahkan masyarakatpun lebih familiar lagi menyebutnya dengan istilah “hutan bakau”. 

Aktivitas manusia pada saat ini hanya menyisakan sedikit ruang hijau. Tidak di Lampung saja, bahkan di Indonesia dan pastinya didunia pun aktivitas manusia telah menyebabkan penyempitan hutan. Peta hijau dunia perlahan-lahan terkikis dan menyusut akibat tingginya pemanfaatan lahan disegala tempat. Aktivitas pemanfaatan lahan hampir kita temuai diseluruh penjuru dunia. Bahkan perambahan areal hutan yang notabennya dilindungi oleh Undang-Undang pun sangat sering terjadi.

Hutan Mangrove Lampung
Secara umum hutan mengrouve di Indonesia telah mengalami deforestasi yang luar biasa. Tidak terkecuali di Bumi Ruwai Jurai yang sebagian besar daratannya dikelilingi oleh laut. Banyak sekali bibir pantai yang plong akibat rusaknya hutan mengrove dan meninggalkan jejak memperihatikan.


Hutan Mangrove di Pesisir Timur Lampung. Foto: Gomumu/2014


Lampung bagian barat (Pesisir Barat Lampung, Teluk Semangka, dan Teluk Lampung) didominasi oleh barisan bukit dengan tekstur pantainya yang berbatu atau berpasir. Secara umum bagian Barat Lampung terutama Teluk Semangka dan teluk Lampung sangat kaya akan terumbu karang (coral reef). Keindahan pantainya pun sudah dikenal hingga mancanegara. Mulai dari pantai Lampung Selatan, hingga Teluk Lampung dan Kulumbayan, Tanggamus, hingga Pesisir Barat menampilkan panorama alam yang menakjubkan. dengan ombaknya yangg sangat besar
Pernahkan pembaca Gomumu berkunjung disalah satu pantai di Lampung Selatan atau Teluk Lampung? Bagaimana keindahannya? 
 Peta Hutan Lampung. Sumber: Kementrian Kehutanan Nov. 2012

Pantai bagian Barat Lampung yang didominasi oleh batuan dan pasir tersebut hanya memiliki sedikit hutan mengrove. Memang dibeberapa areal ditumbuhi oleh hutan mangrove dan menjaga pantainnya dari abrasi. Namun sudah bisa ditebak, tingginya aktivitas manusia dan pemanfaatan areal potensial di bagian Barat Lampung membuat hutan mangrove hanya sedikit yang tersisa. Pemanfaatan hutan mangrove di pesisir Lampung diantaranya seperti obyek wisata, pemukiman penduduk, pelabuhan nelayan, serta perusahaan intensif  budidaya udang putih (Pennaeus vannamei). 
Hutan Mengrove yang Rusak dan Terkena Abrasi di Pesisir Lampung. Foto: Gomumu/2014

Banyaknya kerusakan lingkungan akibat hilangnya hutan mangrove di Barat Lampung membuat beberapa kelompok masyarakat menjadi sadar dan berinisiatif melakukan rehabilitasi lahan. Salah satunya adalah kelompok masyarakat konservasi mangrove yang berada di Wilayah Pantai Klara, LANAL Padang Cermin Kabupaten Pesawaran. Dengan dipayungi oleh Angkatan Laut mereka menjaga dan melakukan konservasi mangrove di Wilayah Padang Cermin.



Lain halnya dengan pantai timur Lampung yang sebagian besar wilayahnya didominasi oleh hutan mangrove. Dengan karakteristik pantai berlumpur serta berpasir, menjadikan pantai timur Lampung sebagai habitat mangrove yang sangat sesuai. Namun dengan kekayaan hutan mangrove yang ada, ternyata tidak saja membuat masyarakat memahaminya. Kerusakan yang sangat parah mendominasi wilayah pesisir Timur Lampung ini. Dari Bakauheni, Ketapang Lampung Selatan, membentang kearah utara hingga Labuhan Maringgai, Taman Nasional Way Kambas, dan wilayah pesisir Tulang Bawang.

Menurut Dinas Provinsi Lampung (2000), Sejak tahun 1992 hingga tahun 2000 daratan di Labuhan Maringgai hilang sejauh 300 meter akibat abrasi. Hal ini menyebabkan banyak kampung nelayan yang tergusur dan hilang. Padahal sejak menurut CRMP dari tahun 1950 hingga tahun 1970 an garis pantai cenderung stabil .
Rusaknya hutan mangrove di pesisir Timur Lampung mayoritas disebabkan oleh pembukaan lahan untuk budidaya udang. Pembukaan lahan secara besar-besaran oleh masyarakat dan perusahaan terjadi pada tahun 90’ an. Survei CRMP dari Dinas Provinsi Lampung menyebutkan bahwa dari Labuhan Maringgai hingga Palas saja luas tambak masyarakat mencapai 4.600 hektar.

Jika kita melihat penampakan foto udara (bisa menggunakan Google Earth), maka akan kita lihat bagaimana areal hijau yang sangat sedikit dan terkonsentrasi di kabupaten Lampung Timur, tepatnya di Pesisir Taman Nasional Way Kambas. Ya, areal pesisir yang relatif masih terjaga hanyalah di Taman Nasional Way Kambas saja.

Seperti halnya di bagian barat Lampung, kerusakan hutan mengrove membuat beberapa masyarakat yang mengerti akan pentingnya hutan mengrove menjadi risau. Salah satunya adalah masyarakat desa Margasari, Kabupaten Lampung Timur. Karena kegelisahan abrasi yang akan menelan desa mereka, pada tahun 1995 mereka sudah melakukan konservasi mangrove secara swadaya. Bahkan pada tahun 1997 dinas kehutanan mulai menjadikan wilayah ini sebagai areal pemulihan. Benar saja, sekarang hutan mangrove yanga ada di Desa Margasari sudah pulih seperti sediakala. Bahkan Margasari menjadi percontohan areal konservasi mangrove ditingkat nasional dan internasional. Universitas Lampung bersama dengan Universitas dari Jepang juga melakukan konservasi dan studi secara periodik .
Gomumu dkk.Bersama dengan Pak Subak, Penggiat Konservasi Mangrove dari Margasari. Foto: Marlie /2014.

Foto diatas adalah salah satu penggiat konservasi yang sangat peduli akan kelangsungan hutan mangrove Lampung. Beliau adalah nelayan lokal yang melakukan konservasi mangrove secara konsisten dan swadaya sejak tahun 1995. Bahkan pada tahun 2010 Pemerintah Provinsi Lampung menganugrahi beliau dengan penghargaan tertinggi“Kalpataru” sebagai penyelamat lingkungan hidup. Kisah inspiratif  beliau layak untuk kita simak Kisah Penyelamat Lingkungan Dari Margasari Lampung

Banyaknya keruskaan hutan mangrove di Lampung membuat beberapa masyarakat sadar dan melakukan upaya konservasi. Besarnya upaya konservasi tersebut bahkan tidak akan pernah sebanding dengan proses pengrusakan yang sejenak terjadi. Perlu tekad serius berpuluh-puluh tahun untuk mengembalikannya. Bahkan milyaran rupiah pastinya harus digelontorkan untuk mengembalikan hutan mengrove seperti sediakala. 

Kerusakan hutan mengrove memang tidak serta merta memiliki dampak bagi semua orang. Karena dengan rusaknya hutan mengrove ternyata telah menghidupi puluhan ribu keluarga di Bumi Ruwai Jurai melalui tambak tradisional dan perusahaan. Semestinya dahulu sebelum terjadi pembukaan lahan harus ada aturan yang menyisakan hutan mengrove sebagai barrier atau green belt. Kemanfaatan akan dirasakan semua pihak jika pengaturan ekologi diperhatikan. Pembukaan lahan akan jauh lebih baik jika memperhatikan pengelolaan lingkungan (mangrove). Salam Hijau @Gomumu.
26 March 2015
Mengenali Bahaya Penyakit Asam Urat

Mengenali Bahaya Penyakit Asam Urat


Mengenali bahaya asam urat tinggi. Penyakit bisa diibaratkan sebagai kehidupan, ia selalu berkembang dan berkembang. Namun, terkadang perkembangannya tidak disadari oleh sebagian orang. Seperti contohnya adalah penyakit asam urat, tidak hanya satu atau dua orang namun banyak orang yang meremehkan jenis penyakit ini, apalagi mereka yang masih awam terhadap pentingnya dunia kesehatan. Sebagian bahkan menganggap bahwa asam urat merupakan satu jenis penyakit ringan yang tak perlu dikhawatirkan karena akan menghilang dengan sedirinya. Tentu saja hal ini perlu diluruskan.

Untuk itu, ada pentingnya bagi anda untuk mengenali bahaya asam urat tinggi pada tubuh. Penyakit asam urat merupakan jenis penyakit dengan rasa nyeri dan linu pada tulang persendian yang akan semakin terasa sakit saat dipagi hari. Namun, biasanya rasa nyeri yang berlebih tersebut akan luntur setelah melakukan banyak gerakan. Hal itulah yang terkadang membuat orang lalai dan mengabaikan asam urat.

Anehnya, penyakit asam urat tidak mengenal usia, jadi penayakit ini bisa menyerang siapa saja. Penyakit asam urat ini disebabkan banyak faktor salah satunya adalah pola makan dan pola hidup yang tidak sehat. Makanan yang bisa menaikkan kadar asam urat adalah jeroan terutama jeroan ayam. Yaa, makanan seperti ampela, ati, usus  memang lezat untuk dikonsumsi namun makanan tersebut menggandung banyak purin yang tidak baik untuk tubuh, selain itu makanan dengan kadar purin tinggi adalah melinjo.

Memang, tubuh membutuhkan purin namun kadar purin yang terlalu banyak akibatnya akan mengkristal dan mengendap, sehingga menyebabkan persendian menjadi lemah dan terasa sakit saat digerakkan. Selain itu, jika kadar asam uratnya terlalu tinggi maka bagian kaki akan menjadi bengkak. Bahkan, untuk berjalan pun susah, kalau sudah begini tentu anda akan terhalangi untuk melakukan rutinitas, bukan?

Bahayanya, bukan hanya kaki menjadi bengkak namun kadar purin dalam tubuh yang berlebih juga akan menjadi penyebab rusaknya organ tubuh lain. Ibarat mesin, tubuh juga memiliki satu kaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya,  jadi apabila satu bagian sakit dan tidak segera ditangani maka akan menyebabkan bagian tubuh lainnya menjadi kurang berfungsi dengan baik. Salah satu organ tubuh yang akan terkena imbasnya adalah ginjal, dengan adanya  purin dalam tubuh yang tinggi dan mengkristal, maka ginjal tidak akan berfungsi sesuai semestinya. Bahkan, jika tidak dilakukan pengobatan sama sekali bisa terjadi gagal ginjal.

Jadi sangat penting bagi anda untuk check up dan mengetahui jumlah kadar asam urat dalam tubuh anda. karena pada dasarnya, tubuh hanya membutuhkan 7 miligram / desiliter untuk kondisi yang aman. Jadi apabila kadar asam urat telah melebihi ukuran yang aman buat tubuh maka persendian akan mulai terasa nyeri dan linu, jika sudah begitu anda perlu mencurigainya.

Seperti yang dijelaskan di atas bahwasannya kadar asam urat dalam tubuh akan meninggi jika anda mengkonsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi seperti jeroan dan melinjo.

Jadi kesimpulannya adalah, anda perlu mengenali bahaya asam urat terhadap kesehatan. Ketahui penyebabnya terlebih dahulu dan sebisa mungkin hindari mengkonsumsi makanan yang mengandung asam purin tinggi. Jalankan pola makan dan hidup sehat serta lakukan check up secara berkala untuk mengetahui kadar purin dalam tubuh anda. jika mungkin saja asam urat sudah terlanjur tinggi maka anda bisa mengatasinya dengan mengkonsumsi makanan rendah purin terutama sayuran.
27 February 2015
Biologi Tanaman Gulma

Biologi Tanaman Gulma

Gulma ialah tumbuhan pengganggu yang telah beradaptasi dalam ekosistem pertanaman, dan akan selalu terdapat disekitar tanaman budidaya. Gulma mampu berkembang dengan sangat cepat dengan memanfaatkan air, cahaya, nutrisi hara dan ruang tumbuh yang seharusnya di gunakan oleh tanaman, sehingga dapat merugikan tanaman. 

Gulma merupakan tumbuhan yang tidak dikehendaki keberadaannya pada lahan budidaya pertanian dan dapat berkompetisi dengan tanaman budidaya sehingga berpotensi untuk menurunkan hasil tanaman budidaya tersebut. Tanaman budidaya yang tumbuh secara liar di lahan produksi yang diperuntukkan untuk jenis tanaman lainnya juga digolongkan sebagai gulma. Kompetisi antara gulma dan tanaman dapat berupa kompetisi antara tajuk dalam memanfaatkan cahaya matahari  dan/atau kompetisi antara sistem perakarannya dalam memanfaatkan air dan unsur hara. Seiring dengan majunya teknologi budidaya tanaman, berkembang pula ilmu mengenai gulma dalam rangka untuk mengidentifikasi serta mengetahui cara penanggulangannya

Dalam mengidentifikasi gulma dapat ditempuh satu atau kombinasi dari sebagian atau seluruh cara-cara dibawah ini:
1. Membandingkan gulma tersebut dengan material yang telah diidentifikasi di herbarium.
2. Konsultasi langsung dengan para ahli dibidang yang bersangkutan
3. Mencari sendiri melalui kunci identifikasi
4. Membandingkan dengan determinasi yang telah ada.
5. Membandingkan dengan ilustrasi yang tersedia


Cara klasifikasi pada tumbuhan ada dua macam yaitu buatan (artificial) dan alami (natural). Pada klasifikasi sistem buatan pengelompokan tumbuhan hanya didasarkan pada salah satu sifat atau sifat-sifat yang paling umum saja, sehingga kemungkinan bisa terjadi beberapa tumbuhan yang mempunyai hubungan erat satu sama lain dikelompokan dalam kelompok yang terpisah dan sebaliknya beberapa tumbuhan yang hanya mempunyai sedikit persamaan mungkin dikelompokan bersama dalam satu kelompok. Pada klasifikasi sistem alami pengelompokan didasarkan pada kombinasi dari beberapa sifat morfologis yang penting. Klasifikasi sistem alami lebih maju daripada klasifikasi sistem buatan, sebab menurut sistem tersebut hanya tumbuh-tumbuhan yang mempunyai hubungan filogenetis saja yang dikelompokan ke dalam kelompok yang sama. 

Luasnya penyebaran gulma disebabkan oleh sifat daun yang dapat bermodifikasi, yaitu tumbuh menjadi tumbuhan baru seperti pada daun Cocor bebek (Calanchoe sp.). Demikian juga dengan bagian-bagian tumbuhan gulma yang lain dapat pula tumbuh menjadi individu gulma yang baru, seperti akar, batang, umbi dan lain sebagainya. Inilah yang memungkinkan gulma unggul dalam persaingan (berkompetisi) dengan tanaman budidaya. Gulma juga dapat menghasilkan biji dalam jumlah yang sangat banyak, ini pulalah yang memungkinkan gulma cepat berkembang biak. Dalam berkompetisi dengan tanaman budidaya tumbuhan gulma juga ada yang mengeluarkan bau dan rasa yang kurang sedap, bahkan dapat mengeluarkan zat pada sekitar tempat tumbuhnya. Zat itu berbentuk senyawa kimia seperti cairan berupa toksin (racun) yang dapat mengganggu atau menghambat pertumbuhan tanaman lain yang ada disekitar gulma tersebut, (kejadian tersebut dikenal juga dengan peristiwa allelopati) .Teki-Tekian Spesies-spesies gulma dari marga Cyperaceae yang memiliki penampang batang segitiga, daunnya berbentuk garis (linearis). Contoh yang termasuk kelompok ini Cyperus rotundus dan Fymbristilis miliaceae Kelompok gulma teki-tekian memiliki daya tahan luar biasa terhadap pengendalian Spesies-spesies gulma dengan bentuk daun bulat panjang (oblongus), lanset (lanceolatus), bulat telur (ovatus), lanset terbalik (oblanceolatus), jantung (cordatus), segitiga sama sisi (sagittatus) dan bentuk elips. Kelompok ini memiliki arah pertumbuhan batang tegak, berbaring, menjalar, memanjat, dan melilit. 


Kelompok gulma daun lebar terdiri dari spesies-spesies class Dicotyledonae, termasuk didalamnya marga-marga Euphorbiaceae, Amaranthaceae, Asteraceae, Mimosaceae, Leguminoceae, Rubiaceae, Commelinaceae, dan sebagainya Berbagai macam gulma dari anggota Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman utama berupa kompetisi cahaya. Daun dibentuk pada meristem pucuk dan sangat sensitif terhadap kemikalia. Terdapat stomata pada daun terutama pada permukaan bawah, lebih banyak dijumpai. Terdapat tunas-tunas pada nodusa, serta titik tumbuh terletak di cabang. Contoh gulma ini ceplukan (Physalis angulata L.), wedusan (Ageratum conyzoides L.), sembung rambut (Mikania michranta), dan putri malu (Mimosa pudica). Perkembangbiakan Gulma Perkembangbiakan (reproduksi) gulma bermacam-macam seperti Dengan biji. Sebagian besar gulma berkembangbiak dengan biji dan menghasilkan jumlah biji yang sangat banyak seperti biji pada Amaranthus spinosus, Cynodon dactylon, Eragrostis amabilis. Biji-biji gulma dapat tersebar jauh karena ukurannya kecil sehingga dapat terbawa angin, air, hewan dan sebagainya dengan demikian penyebarannya juga lebih luas. 

Berkembang biak dengan Stolon. Adapula gulma yang dapat membentuk individu baru dengan stolon yaitu bagian batang menyerupai akar yang menjalar di atas permukaan tanah. Dimana batang ini terdiri dari nodus (buku) dan internodus (ruas), pada setiap nodus dapat keluar serabut-serabut akar dan tunas sehingga dapat mebentuk individu baru. Contoh gulma ini adalah: Paspalum conjugatum, Cynodon dactylon. Rhizome (akar rimpang) Yaitu batang beserta bagian-bagiannya yang manjalar di dalam tanah, bercabang-cabang, tumbuh mendatar dan pada ujungnya atau pada buku dapat muncul tunas yang membentuk individu baru. Tuber (umbi), Umbi merupakan pembengkakan dari batang atupun akar yang digunakan sebagai tempat penyimpanan atau penimbun makanan cadangan, sehingga umbi tersebut bisa membesar. Pada beberapa bagian dari umbi tersebut terdapat titik (mata) yang pada saatnya nanti bisa muncul atau keluar tunas yang merupakan individu baru dari gulma tersebut. Bulbus (umbi lapis), Bulbus juga termasuk umbi yang merupakan tempat menyimpan makanan cadangan tetapi bentuknya berlapis-lapis.Gulma golongan ini dapat ditemukan pada keluarga Allium, contoh: Allium veneale (bawang-bawang). Pada beberapa jenis gulma juga dapat berkembangbiak dengan daunnya yang telah dewasa. Daun ini berbentuk membulat ataupun oval, pada pinggir daun bergerigi atau terdapat lekukan yang nantinya tempat muncul tunas.


25 February 2015
Sistem Pencernaan Pada Manusia

Sistem Pencernaan Pada Manusia


Belajar Lebih Dalam Proses Pencernaan Pada Manusia: Kita semua adalah makhluk hidup (bios) yang harus makan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya (survival). Secara sederhana makhluk hidup memasukkan makanan dan minuman melalui mulut. Namun apakah proses makan sesederhana itu? alangkah baiknya jika sobat semua tahu bagaimana menakjubkannya proses makanan mulai dari awal hingga ia diserap oleh tubuh kita dan menjadi energi. 

Didalam tubuh manusia ada serangkaian proses menakjubkan dari yang dinamakan kesatuan sistem pencernaan (digesty). Jika sobat pelajari, banyak sekali fakta menakjubkan dari saintifiknya proses pencernaan berlangsung. Mari bersama-sama menyelami proses menakjubkan dari sistem pencernaan kita..

Organ Pencernaan
Tahukah sobat, apa saja organ-organ yang termasuk dalam organ pencernaan (digesty)?
Bisakah sobat menyebutkannya secara berurutan, mulai dari makanan meluncur pertama kali?
Organ pencernaan pada manusia secara berurutan adalah: mulut- faring-esofagus- lambung-usus halus/usus 12 jari-usus besar-anus. Itulah organ pencernaan utama yang ada pada tubuh kita.

Lantas bagaimana dengan makhluk hidup lainnya?
Tentu saja semua makhluk hidup memiliki organ-organ yang spesifik. Beberapa makhluk hidup memiliki sistem organ yang hampir atau bahkan sama persis, dan yang lainnya sangat berbeda sekali. Sebagian besar makhlyk hidup telah diklasifikasikan (dikelompokkan) berdasarkan kemiripannya dengan spesies lainnya. Semakin berkerabat artinya kita cendrung memiliki kesamaan organ dan sifat. Itulah mengapa taksonomi sangat membantu kita semua untuk memahami berbagai jenis makhluk hidup.

Perjalanan Panjang Makanan Didalam Tubuh
Pertama-tama kita mengenal terlebih dahulu organ pencernaan yang ada didalam tubuh kita. Organ pertama adalah mulut. Selain menjadi piranti pokok dari sistem komunikasi verbal, mulut juga menjadi organ pokok dari sistem pencernaan. Dari mulutlah perjalanan yang maha panjang dari makanan dimulai. Didalam mulut, makanan dikunyah (injest) sehingga menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Istilah ini dikenal dengan pencernaan secara mekanis. Namun bukan hanya itu saja, ternyata didalam mulut terjadi banyak sekali reaksi kimiawi akibat berbagai enzim seperti ptyalin (amilase) yang dihasilkan dari kelenjar parotis, submandibularis, dan sublingualis. Enzim-enzim penghancur tersebut menghancurkan makanan menjadi molekul-molekul yang lebih sederhana.
Sebagai contoh: Makanan seperti Nasi, Singkong, Jagung, Sagu dan Gandung sangat banyak mengandung karbohidrat. Karbohidrat adalah makromolekul dari amilum. Nah, amilum tersebut dirusak oleh enzim amylase dan akhirnya tercerai-berai menjadi potongan-potongan yang lebih kecil. Itulah sebabnya mengapa mulut kita terkadang menjadi terasa pahit dan asam, karena hasil dari reaksi kimiawi enzim. Istilah pencernaan ini dikenal sebagai pencernaan kimiawi atau enzimatis

Makanan yang menjadi molekul kecil selanjutnya melewati faring, esophagus, dan sampai di lambung dengan gaya peristaltik. Lambung menjadi pemberhentian sementara dan paling penting bagi pendegradasian makanan. Didalam lambung inilah makanan benar-benar dihancurkan secara kimiawi dan mekanis. Asam lambung yang banyak mengandung enzim mendegradasi (menghancurkan) molekul-molekul besar menjadi molekul sederhana. Molekul-molekul sederhana inilah yang dipersiapkan untuk diserap nantinya di usus. Berikut ini adalah beberapa enzim yang tedapat didalam lambung dan sangat penting bagi pencernaan: Pepsin, lipase, dan HCL. Enzim-enzim ini bekerja secara spesifik sesuai dengan rantai karbonnya. 

Perlu sobat ketahui juga, bahwa asam lambung sangat dipengaruhi oleh aktifitas fisiologi tubuh. Makanan yang banyak mengandung senyawa deuritik seperti jahe
(Zingiber officinale) akan menstimulus produksi asam lambung. Oleh sebab itulah beberapa makanan dapat membuat perut kita sakit dan mual.

Beralih dari lambung, makanan selanjutnya meluncur kedalam usus halus dan usus besar. Usus halus memang dikenal dengan usus 12 jari, namun sebenarnya usus 12 jari sendiri adalah bagian dari usus halus. Usus halus terdiri atas usus dua belas jari (duodenum), usus tengah (jejenum), dan usus bagian akhir (ileum). 

Mungkin sobat semua tahu bahwa didalam usus haluslah makanan diserap oleh tubuh (adsorbsi).
Namun bagaimana proses terjadinya penyerapan tersebut? Bisa sobat bayangkan?
Penjelasan: Bentuk usus adalah silinder layaknya pipa air. Usus halus memiliki dinding seperti permukaan handuk yang dinamakan vili, nah makrovili (vili besar) dan mikrovili (vili kecil) menyerap zat makanan yang telah menjadi berbagai senyawa sederhana seperti protein, vitamin, mineral, lipid dan lain-lain. Melalui adsorpsi ini zat makanan berdifusi kedalam pembuluh darah yang terdapat pada vili. Zat-zat Makanan dalam sekejap telah berada didalam sistem yang berbeda, yaitu sistem pembuluh darah. Zat makanan tersebut menunggu peran selanjutnya, menunggu untuk diedarkan keseluruh tubuh dan menjadi bentuk energy ATP (adenosine tripospat).

Zat makanan sisa dari usus halus masuk ke usus besar untuk diserap lagi (readsorbsi). Selain itu disinilah proses pembusukan terjadi. Selain dengan kimiawi, pembusukan juga dibantu oleh bakteri pengurai seperti E. coli. Makanan setelah dari usus besar adalah berupa zat/serat tidak berguna dan harus dikeluarkan dari dalam tubuh. Jadi dalam hal ini manusia sekali lagi memiliki piranti penting sebagai output dari makanan yang telah masuk kedalam tubuh. Anus menjadi organ terakhir yang bekerja, sekaligus menutup perjalanan panjang dari makanan.

Copyright © 2012 GOMUMU All Right Reserved